Bandung, Rabu, 22 April 2026 – Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB) menerima kunjungan dari Turkish Aerospace dalam rangka membahas peluang kerja sama program internship bagi mahasiswa, khususnya di bidang teknik dirgantara.

Delegasi Turkish Aerospace yang hadir terdiri dari Mert Yasin Aras selaku ANKA Offset Program Senior Leader Engineer dari Unmanned Aerial Vehicle Systems Vice Presidency, serta Sait Gürbüz selaku Assembly Line Chief Engineer dari divisi yang sama.

Kunjungan ini disambut hangat oleh perwakilan dosen FTMD ITB, yakni Rianto Adhy Sasongko, S.T., M.Sc., Ph.D., Ditho Ardiansyah Pulungan, S.T., M.Sc., Ph.D., Dr. Annisa Jusuf, S.T., M.T., serta Dr. Eng. Gea Fardias Mu’min, S.T., M.T.

Kegiatan dimulai dengan sesi diskusi bersama antara dosen FTMD ITB dengan delegasi Turkish Aerospace terkait peluang implementasi program internship. Dalam diskusi tersebut, kedua pihak membahas potensi kerja sama yang dinilai relevan bagi mahasiswa, khususnya dari program studi Teknik Dirgantara FTMD ITB.

Selanjutnya, delegasi Turkish Aerospace melanjutkan kegiatan dengan sesi presentasi kepada mahasiswa yang dilaksanakan di Ruang Seminar FTMD. Pada sesi ini, mahasiswa mendapatkan gambaran langsung mengenai peluang internship, lingkungan kerja, serta pengalaman di industri dirgantara internasional.

Program internship yang ditawarkan dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, terutama dalam memberikan pengalaman langsung kedirgantaraan di industri global. FTMD ITB menyambut baik inisiatif kerja sama ini dan menunjukkan minat untuk menindaklanjuti program tersebut.

Meski demikian, implementasi program masih memerlukan pembahasan lanjutan, khususnya terkait durasi pelaksanaan dan jumlah mahasiswa yang dapat terlibat. Kedua pihak sepakat untuk melanjutkan diskusi guna mencapai skema kerja sama yang optimal.

Kunjungan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat hubungan antara FTMD ITB dan Turkish Aerospace, serta membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar langsung di industri dirgantara internasional. Diharapkan, kolaborasi ini dapat menjadi jembatan bagi mahasiswa FTMD ITB dalam mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan global, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan di dunia profesional.