Bandung — Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung kembali menegaskan perannya sebagai pusat inovasi teknologi kendaraan listrik nasional. Dalam ajang PLN Innovation and Competition in Electricity (PLN ICE) 2025, mahasiswa dan dosen FTMD berhasil meraih sejumlah prestasi penting di kategori kompetisi kendaraan listrik, mengungguli puluhan tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

PLN ICE merupakan kompetisi tahunan yang diselenggarakan PT PLN (Persero) untuk menjaring gagasan dan prototipe inovatif di bidang ketenagalistrikan. Tahun ini, kompetisi dibagi ke dalam empat kategori utama, yakni Gokart Listrik, Drag Sepeda Motor Listrik, Micro EV Car, dan Bisnis Start Up, dengan peserta berasal dari kalangan mahasiswa dan dosen.

Salah satu capaian menonjol diraih Tim MotoAMP MTM ITB yang berhasil meraih Juara 2 Gokart EV Speed Race, mengungguli 13 tim dari berbagai universitas. Balapan yang berlangsung di Sirkuit ITS itu digelar dalam satu sesi dengan total 12 lap. Keunggulan performa gokart tim ini terletak pada pemanfaatan baterai Lithium-Nickel Manganese Cobalt (Li-NMC) yang dikenal memiliki densitas energi tinggi. Untuk menjawab tantangan panas berlebih pada baterai, tim menghadirkan inovasi Composite Phase Change Material (C-PCM) sebagai sistem pendinginan pasif pada battery thermal management system. Pendekatan ini dinilai efektif menjaga stabilitas performa kendaraan selama balapan. Tim yang dibimbing oleh Febri Baskoro, S.Pd., M.Sc., Ph.D. tersebut terdiri dari mahasiswa Teknik Material dengan pembagian peran yang spesifik: Romero Wimalo Heriaji sebagai ketua tim, Azka Hidayat Al Khawarizmi sebagai driver sekaligus mechanical engineer, Mochammad Favian Gani W. pada desain dan manufaktur, serta Razi Delviar Farrukhi dan Muhammad Ahda Sabila yang menangani sistem elektrikal.

Prestasi FTMD berlanjut di kategori Micro Rally EV Speed Race. Cigadung Racing Team meraih Juara 2 dengan kendaraan listrik yang dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi medan. Tim ini menekankan keseimbangan antara ketangguhan mekanikal, responsivitas kendaraan, serta keamanan sistem elektrikal. Di bawah bimbingan Dr. Eng. Ir. Ferryanto, S.T., M.T., tim lintas Teknik Mesin dan Teknik Material ini membuktikan bahwa keterbatasan pendanaan tidak menjadi penghalang untuk menghasilkan kendaraan listrik yang memenuhi standar teknis. Tim terdiri dari Rafi Danish Muliaputra (ketua tim), Muhammad Zykhra Rauf A., Naufal Radithya Dwinugraha, Rayyan Ghiffari Nusaly, dan Roman Satrio Pinandhito.

Puncak prestasi FTMD ditorehkan oleh MotoAMP Mini EV yang meraih Juara 1 Micro Rally EV Engineering Design. Tim ini dinilai unggul dalam aspek inovasi, ketepatan desain teknik, serta kemampuan menyelesaikan persoalan rekayasa secara sistematis. Dibimbing Dr. I Made Wiragunarsa, S.T., M.T., tim ini mencerminkan kekuatan kolaborasi lintas disiplin di FTMD dan ITB. Keyza Aimar Syawal dari Teknik Dirgantara bertindak sebagai ketua tim dan driver, didukung oleh Rasendriya Michelle L. G. (Teknik Mesin) pada mekanika dan simulasi, Dicky Pradipa Eka Putra (Teknik Dirgantara) di divisi elektrikal dan sponsorship, serta Kasih Mulan Sari dan Muhammad Nafi Prasetya pada aspek elektrikal, simulasi, dan navigasi mekanikal.

Rangkaian prestasi ini memperkuat posisi FTMD ITB sebagai salah satu motor pengembangan teknologi kendaraan listrik di Indonesia. Tidak hanya berfokus pada kecepatan dan performa, capaian tersebut juga menekankan kedalaman riset material, ketangguhan desain mekanikal, serta integrasi sistem elektrikal. kompetensi yang menjadi ciri khas FTMD dalam menjawab tantangan transisi energi nasional.