Bandung — Institut Teknologi Bandung (ITB) terus membuka peluang bagi calon mahasiswa yang ingin merasakan pengalaman pendidikan tinggi berstandar internasional melalui Program Sarjana Internasional (International Undergraduate Program/IUP). Program ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi akademik dan wawasan global guna menghadapi tantangan dunia profesional yang semakin kompetitif.

Program Sarjana Internasional ITB menawarkan kurikulum dinamis dengan pendekatan internasional, termasuk kesempatan mengikuti program mobilitas global seperti pertukaran mahasiswa ke berbagai universitas mitra ITB di luar negeri. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa didorong untuk mengembangkan perspektif lintas budaya serta kemampuan akademik yang relevan di tingkat internasional.

Di lingkungan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD), Program Sarjana Internasional tersedia dalam tiga pilihan program studi, yaitu:

  • Teknik Mesin (International Class)

  • Teknik Dirgantara (International Class)

  • Teknik Material (International Track)

Pada skema International Class, seluruh kegiatan perkuliahan disampaikan dalam Bahasa Inggris. Sementara itu, International Track menggunakan Bahasa Indonesia dan/atau Bahasa Inggris, sehingga memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa dengan latar belakang pendidikan yang beragam.

Program ini terbuka bagi lulusan sekolah menengah dengan kurikulum internasional, Warga Negara Indonesia yang tumbuh atau berdomisili di luar negeri, serta mahasiswa internasional dari berbagai negara. Keberagaman tersebut menciptakan suasana belajar yang inklusif dan kolaboratif di lingkungan kampus ITB.

Salah satu mahasiswa yang merasakan langsung pengalaman tersebut adalah Zhafran Ahmad, mahasiswa IUP Program Studi Teknik Mesin angkatan 2021. Tumbuh besar di Kuwait dan Qatar, Zhafran memilih ITB bukan hanya karena reputasinya sebagai institusi teknik terkemuka, tetapi juga karena budaya kampusnya yang inklusif.

Menurut Zhafran, komunitas mahasiswa dan dosen di ITB sangat menghargai keberagaman dan terbuka untuk berkolaborasi. Lingkungan yang suportif ini membuat mahasiswa internasional merasa dihargai dan termotivasi untuk berkembang. Ia juga menilai ITB sebagai platform unik yang mampu menghubungkan mahasiswa dengan peluang global, sembari tetap mempertahankan nilai dan identitas budaya Indonesia.

Selain itu, Zhafran menyoroti biaya pendidikan yang relatif lebih terjangkau dibandingkan dengan universitas di luar negeri, menjadikan Program Sarjana Internasional ITB sebagai pilihan yang kompetitif dan bernilai tinggi bagi mahasiswa dengan latar belakang internasional.

Hal serupa dirasakan Afiqah Ramadhani, mahasiswi IUP Teknik Dirgantara angkatan 2023. Setelah tinggal di Jeddah, Arab Saudi, ia memilih ITB karena fleksibilitas pemilihan jurusan serta reputasi global program teknik yang ditawarkan. Baginya, ITB memberikan ruang bagi mahasiswa untuk fokus mengembangkan minat dan tujuan karier sejak awal perkuliahan.

Dengan rekam jejak akademik yang kuat serta jejaring luas dengan industri dan institusi internasional, Program Sarjana Internasional ITB menjadi salah satu pilihan unggulan bagi calon mahasiswa yang ingin mempersiapkan diri menghadapi tantangan global.

Informasi resmi dan terkini terkait jadwal pendaftaran, persyaratan, serta mekanisme seleksi Program Sarjana Internasional ITB untuk Tahun Akademik 2026/2027 akan diperbarui melalui laman resmi admission.itb.ac.id.