Bandung, Rabu, 28 Januari 2026 – Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB) menerima kunjungan dari Kangwon National University (KNU), Korea Selatan. Dalam rangka memperluas jejaring internasional serta memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan dan penelitian, FTMD ITB dan KNU menjajaki peluang kerja sama di bidang riset dan akademik.

Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan FTMD ITB yaitu Ir. Vani Virdyawan, S.T., M.T., Ph.D.; Dr. Arie Wibowo, S.Si., M.Si.; Abdul Hakim Masyhur, S.T., M.Sc., Ph.D.; Dr. Eng. Gea Fardias Mu’min, S.T., M.T.; Dr. Eng. Ir. Pandji Prawisudha, S.T., M.T.; serta Prof. Dr. Ir. Hermawan Judawisastra, M.Eng., Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari FTMD ITB menyambut delegasi dari Kangwon National University yang terdiri dari Prof. Suk-Jin Ha, Prof. Insu Paek, Prof. Yosheph Yang, dan Prof. Chung Il Park dari Department of Mechanical Convergence Engineering KNU.

Diskusi dalam pertemuan ini mencakup pengenalan profil institusi, potensi riset bersama, hingga peluang pengembangan program pendidikan kolaboratif. Selain itu, kedua belah pihak juga memperkenalkan struktur akademik dan fokus riset masing-masing. FTMD ITB menyampaikan keunggulan bidang teknik mesin, dirgantara, dan material. Sementara KNU memperkenalkan Department of Mechanical Convergence Engineering yang memiliki kekuatan di bidang mekatronika, rekayasa biomedis, dan konvergensi teknologi. Dalam diskusi tersebut, kolaborasi akademik FTMD ITB dan Kangwon National University difokuskan pada pengembangan riset bersama serta pertukaran mahasiswa.

Peluang Studi Lanjutan dan Program Kolaboratif

Salah satu fokus utama diskusi adalah peluang bagi mahasiswa FTMD ITB untuk melanjutkan studi jenjang magister (S2) dan doktoral (S3) di KNU. Untuk program pascasarjana, KNU mensyaratkan capaian akademik yang baik mulai dari GPA tinggi, semangat riset yang kuat, serta komunikasi langsung dengan profesor pembimbing melalui pengiriman CV dan transkrip akademik.

Selain itu, dibahas pula kemungkinan pengembangan:

  • Program Double Degree antara FTMD ITB dan KNU
  • Program Joint Degree dan Co-Supervision untuk mahasiswa pascasarjana baik dari magister dan doktoral
  • Program riset bagi mahasiswa doktoral ITB dengan skema pembimbingan bersama, syaratnya minimal melibatkan satu profesor dari universitas luar negeri

Pertukaran dan Dukungan Beasiswa

KNU juga membuka peluang program pertukaran mahasiswa (student exchange) dengan kuota sekitar 15 mahasiswa per tahun dari berbagai negara. Pendaftaran dilakukan langsung melalui laman resmi internasional KNU.

Mahasiswa Indonesia berpeluang memanfaatkan beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Selain itu, pemerintah Korea Selatan juga menyediakan program Global Korea Scholarship (GKS) atau yang dulu dikenal sebagai Korean Government Scholarship Program (KGSP) yang terbuka bagi mahasiswa internasional, termasuk Indonesia.

Pertemuan ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya kolaborasi akademik berkelanjutan antara FTMD ITB dengan Department of Mechanical Convergence Engineering Kangwon National University, sekaligus membuka peluang kerja sama dalam bidang pendidikan, pertukaran mahasiswa dan peneliti, serta pengembangan riset bersama di masa mendatang.