Bandung, 11 Maret 2026 – Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB) menerima kunjungan PT BREXA Raya Indonesia dalam rangka menjajaki peluang kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia. Salah satu inisiatif yang dibahas dalam pertemuan ini adalah program BREXA Tech yang memberikan kesempatan bagi lulusan baru FTMD ITB untuk mengembangkan kompetensi dan pengalaman di dunia industri.

Delegasi BREXA dipimpin oleh Presiden Direktur PT BREXA Raya Indonesia, Yuya Ono, yang hadir bersama Toru Horiike selaku Director in Business Unit Indonesia dan Nao Sakatani selaku Chief of Promotion Office BREXA Raya Indonesia. Turut bergabung pula perwakilan dari BREXA Holdings Japan, yaitu Shinichi Matsumoto, Atsushi Kawajiri, dan Toru Mogami. Selain itu, hadir R. Gilang Yudhistira Suryadimulya, M.A., Ph.D., selaku Deputy Division Head (GS-Training) yang juga bertindak sebagai interpreter dalam pertemuan tersebut. Kunjungan delegasi BREXA ini disambut hangat oleh perwakilan dosen FTMD ITB, yakni Muhamad Luthfi Imam Nurhakim, S.T., M.T. dan Ir. Vani Virdyawan, S.T., M.T., Ph.D.

Dalam pertemuan tersebut, FTMD ITB memaparkan profil akademik fakultas, kurikulum pendidikan di bidang teknik mesin, teknik dirgantara, dan teknik material, serta penjelasan fasilitas laboratorium dan kegiatan praktikum. Kemudian, dibahas juga peluang keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan mulai dari proyek penelitian, proyek akhir, serta program pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri.

Melalui pertemuan ini, FTMD ITB, PT BREXA Raya Indonesia, serta BREXA Holdings Japan melihat adanya keselarasan visi dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang teknik, khususnya dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi teknis yang kuat serta kesiapan untuk berkontribusi di dunia industri. Diskusi yang berlangsung juga menyoroti pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan profesional di sektor teknologi dan rekayasa.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun hubungan kerja sama yang lebih erat antara FTMD ITB dan PT BREXA Raya Indonesia. Melalui berbagai potensi kolaborasi, termasuk program BREXA Tech, kedua pihak berupaya membuka lebih banyak kesempatan bagi talenta muda untuk mengembangkan kompetensi, memperoleh pengalaman industri, serta memperluas wawasan global.

Ke depan, kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang yang lebih luas bagi lulusan FTMD ITB untuk berkontribusi di dunia industri, sekaligus mendorong lahirnya talenta teknik yang unggul dan siap berperan dalam perkembangan teknologi di tingkat nasional maupun internasional.