Video Conferencing AIAA Student Conference 2009
Video Conferencing ‘AIAA Student Conference 2009 ‘ Diikuti oleh 7 Mahasiswa FTMD
Pada tanggal 19 dan 20 Oktober 2009 digelar AIAA Student Conference Region VII-AU di RMIT, Australia. Konferensi ini diadakan di RMIT University, Australia disponsori oleh American Institute of Aeronautics and Astronautics untuk mendorong mahasiswa di bidang aeronotika dan astronotika mendiskusikan penelitian mereka, bertukarpikiran dan meningkatkan perhatian di bidang ilmunya.
AIAA region VII-AU, meliputi Asia Pasifik dan Australia. Dalam konferensi tahun ini diikuti oleh 9 Perguruan tinggi di Australia, Jepang dan Indonesia. Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB mewakili Indonesia dalam Konferensi tersebut. Saat ini, baru ITB yang memberikan pendidikan di bidang Aeronotika dan Astronotika dengan penekanan kearah penelitian dan pendidikan pasca sarjana.
Dalam konferensi ini, ada 30 paper yang masuk, 7 paper diantaranya berasal dari Program Studi Aeronotika dan Astronotika, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, ITB. Ini jumlah terbanyak dari satu universitas. RMIT menduduki posisi ke dua dengan 6 paper, lalu Uni Monash, Uni Tokyo dan Uni NSW masing-masing mnyumbang dengan 4 paper. Uni Sydney memasukkan 3 paper sedangkan Uni Adelaide dan Uni Teknologi Sydney masing-masing 1 paper.
Ketujuh mahasiswa FTMD tersebut adalah : Hadyan Hafizh, Soleh Fajar Junjunan, M. Iqbal Faisal, Thahir Ahmad, Mahesa Akbar, Azki Hakim dan Stepen. 5 dari mahasiswa tersebut tengah mengikuti program Fast Track S1-S2.
Konferensi ini diikuti mahasiswa FTMD secara Video-Conferencing. Melalui teknologi ini, para mahasiswa dapat melakukan presentasinya di ITB secara waktu nyata seperti layaknya mereka memberikan presentasi di RMIT. Jadwal presentasi untuk peserta dari FTMD – ITB dimulai jam 11 siang waktu Australia, yang artinya jam 7 pagi WIB. Atau, saat istirahat makan siang di Australia, kita di Bandung baru selesai sarapan pagi. Video Conferencing dapat terselenggara berkat kerjasama IT dari FTMD, AI3 dan Comlabs ITB.
Menurut Hadi Winarto, seorang dosen di RMIT yang mengikuti AIAA Student Conference sejak awal, bahwa judul paper sangat beragam dan mempunyai mutu yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Paper dalam konferensi ini dinilai dari 2 segi, yaitu segi teknis dan segi presentasi. Dalam konferensi ini, juara 1, 2 dan 3 masing-masing diraih oleh mahasiswa dari Australian Defence Force Academy, Universitas Sydney dan RMIT.
Paper dari ITB, walaupun belum menjadi juara, namun tetap mendapatkan apresiasi yang baik. Menurut Hadi Winarto, semua hadirin di konferensi bisa melihat bahwa standar kualitas paper dari ITB tidak kalah dari universitas yg lain.
Rencananya Konferensi tingkat mahasiswa ini akan terus dilanjutkan di tahun-tahun mendatang, sehingga Meningkatkan kreatifitas mahasiswa dalam mengembangkan ilmu pengetahuannya. Dan kegiatan ini tentu saja akan dapat menjadi salah satu media bagi mahasiswa ITB dan khususnya Program Studi Aeronotika dan Astronotika FTMD-ITB untuk memperluas pergaulan dan pengalaman internasional.