BANDUNG, ftmd.ac.id – Alumni Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2006 memperingati 20 tahun perjalanan sejak memasuki ITB melalui rangkaian reuni bertajuk “ITB 2 Dekade 2006”. Puncak kegiatan berlangsung pada Sabtu (22/8/2026) di Kampus ITB Ganesha, Bandung, dan dilanjutkan dengan kegiatan reuni alumni Teknik Mesin di lingkungan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) ITB.
Reuni akbar ITB 2006 tersebut mempertemukan ratusan hingga lebih dari 600 alumni dari berbagai fakultas. Rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak Februari 2026 melalui berbagai kegiatan pre-event, sebelum mencapai puncaknya pada Agustus. Salah satu agenda pembuka pada acara puncak adalah karnaval bersama alumni ITB angkatan 1976 yang turut memperingati 50 tahun kelulusan.
Setelah mengikuti rangkaian reuni akbar ITB 2006, alumni Teknik Mesin 2006 melanjutkan kegiatan di Ruang Kerja Bersama Lantai 1 FTMD ITB. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi para alumni untuk kembali mengenang masa perkuliahan sekaligus mempererat silaturahmi setelah dua dekade menyelesaikan perjalanan akademik di ITB.
Reuni tersebut turut dihadiri oleh Dekan FTMD ITB, Prof. Dr. Ir. Hermawan Judawisastra, M.Eng., serta Ir. Satrio Wicaksono, S.T., M.Eng., Ph.D., selaku Kaprodi Teknik Mesin. Turut hadir Ir. Vani Virdyawan, S.T., M.T., Ph.D., yang merupakan alumni Teknik Mesin angkatan 2006 dan kini berkiprah sebagai dosen di FTMD ITB. Kehadiran sivitas akademika FTMD tersebut turut mempererat hubungan antara alumni dan almamater dalam momentum dua dekade perjalanan Teknik Mesin 2006.
Kegiatan reuni berlangsung dalam suasana penuh keakraban dengan mempertemukan alumni yang kini telah berkiprah di berbagai bidang. Momentum tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat jejaring antarsesama alumni serta hubungan dengan almamater.
Ketua Panitia Reuni Teknik Mesin ITB 2006, Aris Irmi, menekankan bahwa kegiatan reuni tidak hanya menjadi ajang berkumpul dan bernostalgia, tetapi juga menjadi momentum bagi alumni untuk memberikan kontribusi kepada almamater.
“Reuni bukan sekadar kumpul-kumpul. Tapi juga bagaimana kita bisa memberi kembali untuk ITB,” ujar Aris.
Sebagai bentuk kontribusi kepada almamater, alumni Teknik Mesin ITB angkatan 2006 turut memberikan dana lestari sebesar Rp50 juta kepada ITB. Kontribusi tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan dan pengembangan almamater.
“Hari ini juga kami dari alumni Teknik Mesin 2006 memberikan kontribusi kepada kampus kami tercinta, ITB, berupa dana lestari sebesar 50 juta yang nanti akan dimanfaatkan seoptimal mungkin oleh kampus,” lanjut Aris.
Pemberian dana lestari menjadi bagian dari semangat alumni untuk menjaga hubungan dengan almamater sekaligus memberikan kontribusi nyata setelah 20 tahun perjalanan sejak menjadi bagian dari ITB.
Rangkaian reuni Teknik Mesin 2006 ini menjadi momentum untuk kembali mempererat hubungan antarlulusan, mengenang perjalanan selama menempuh pendidikan di ITB, serta membangun semangat kontribusi yang dapat terus dilanjutkan bagi FTMD dan ITB.