Kunjungan Prof. Gaetano Cascini Buka Peluang Kolaborasi FTMD ITB dan Politecnico di Milano
Bandung – Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB) menerima kunjungan Prof. Gaetano Cascini dari Politecnico di Milano (PoliMi), Italia, pada Selasa (14/7/2026). Pertemuan yang berlangsung di lingkungan FTMD ITB ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama akademik dan penelitian antara kedua institusi, khususnya dalam pengembangan inovasi desain, kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), serta pendidikan teknik.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kunjungan Prof. Gaetano Cascini sebagai Adjunct Professor dalam Program EQUITY yang diselenggarakan oleh Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB. Pertemuan dipimpin oleh Ir. Rianto Adhy Sasongko, S.T., M.Sc., Ph.D., serta dihadiri oleh Etika Vidyarini, S.Ds., M.Ds., Ph.D. selaku Koordinator Kegiatan dari FSRD ITB, Intan Prameswari, S.Ds., M.Ds., Ph.D. dari FSRD ITB, serta perwakilan dosen FTMD ITB, yaitu Prof. Ir. Rachman Setiawan, S.T., M.Sc., Ph.D., Dr. Ir. Yazdi Ibrahim Jenie, S.T., M.T., Dr. Taufiq Mulyanto, S.T., DEA., dan Dr. Abdul Hakim Masyhur, S.T., M.Sc., Ph.D.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Cascini memperkenalkan Politecnico di Milano, salah satu universitas terkemuka di Italia yang memiliki fokus pada bidang Engineering, Architecture, dan Design. Selain memiliki jumlah mahasiswa dan peneliti doktor yang besar, PoliMi juga didukung berbagai fasilitas penelitian unggulan, termasuk wind tunnel terbesar di Italia yang dimanfaatkan untuk pengujian struktur teknik sipil, seperti jembatan dan stadion. Kapasitas tersebut dinilai membuka peluang kolaborasi yang luas, baik dalam penelitian maupun pengembangan sumber daya manusia.
Diskusi kemudian berlanjut pada berbagai peluang kerja sama akademik antara FTMD ITB dan Politecnico di Milano. Salah satu topik utama yang dibahas adalah pengembangan student exchange, kolaborasi penelitian, hingga peluang penyelenggaraan program doktor bersama. Kedua belah pihak juga mendiskusikan penguatan kerja sama dalam pendidikan teknik yang mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi global.
Dalam sesi diskusi, Prof. Cascini menjelaskan bahwa pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) kini menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran maupun penelitian di Politecnico di Milano. AI dimanfaatkan untuk mendukung mahasiswa dalam mengeksplorasi ide, mempercepat proses desain, hingga menghasilkan solusi inovatif pada berbagai bidang rekayasa.
Selain itu, turut dibahas penerapan Capstone Design sebagai mata kuliah yang berperan penting dalam pendidikan teknik. Mata kuliah tersebut dinilai mampu mengintegrasikan pengetahuan yang diperoleh mahasiswa selama masa studi melalui penyelesaian permasalahan nyata sekaligus mendukung pemenuhan standar akreditasi pendidikan tinggi.
Prof. Cascini juga memaparkan berbagai bidang riset yang saat ini menjadi fokus pengembangannya, antara lain Biologically-Inspired Design, TRIZ, Patent Maps, Design for Circularity, dan Multi-stakeholder Analysis. Di bidang pengembangan teknologi digital, riset yang dilakukan meliputi Mixed Reality for Collaborative Design, Machine Learning dan Artificial Intelligence untuk Design Automation, Language Technologies for Patent Mining, serta Agent Modeling. Sementara itu, pada aspek evaluasi desain, penelitian mencakup Design Creativity Metrics, Design Protocol Analysis, Neuro-physiological Measurements, hingga Human Behavior.
Sebagai bagian dari rangkaian kunjungannya di ITB, Prof. Cascini juga dijadwalkan memberikan dua kuliah umum (public lecture) di Graduate Seminar Room, CAD Building Lantai 3. Kuliah pertama bertajuk “Designing for Human Performance: Enhancing Focus, Productivity, and Innovation in Complex Work Environment” diselenggarakan pada Rabu, 15 Juli 2026, sedangkan kuliah kedua bertajuk “TRIZ” dilaksanakan pada Kamis, 16 Juli 2026. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dan sivitas akademika ITB berkesempatan memperoleh wawasan mengenai perkembangan inovasi desain dan penerapan AI dalam dunia rekayasa dari pakar internasional.
Di akhir pertemuan, kedua institusi sepakat bahwa masih diperlukan diskusi lanjutan untuk membahas peluang kerja sama secara lebih mendalam. Beberapa rencana tindak lanjut yang diidentifikasi meliputi penyusunan skema student exchange, joint research, pengembangan program Ph.D. bersama, serta eksplorasi kolaborasi penelitian pada bidang AI for Design, TRIZ, Design Innovation, dan Human-Centered Design.
Melalui pertemuan ini, FTMD ITB kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring kolaborasi internasional dengan perguruan tinggi bereputasi dunia. Sinergi dengan Politecnico di Milano diharapkan dapat memperkuat kualitas pendidikan, memperluas peluang riset kolaboratif, serta mendorong lahirnya inovasi yang memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.