Bandung – Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB) menerima kunjungan Dinas Kelaikan TNI Angkatan Darat (Dislaikad) pada Rabu (22/7/2026) di Ruang Rapat FTMD ITB. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam menjajaki peluang kerja sama di bidang standarisasi, sertifikasi, pelatihan teknis, serta pengembangan teknologi pertahanan.

Pertemuan dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Hermawan Judawisastra, M.Eng. selaku Dekan FTMD ITB dan dihadiri oleh Ir. Rianto Adhy Sasongko, S.T., M.Sc., Ph.D., Abdul Hakim Masyhur, S.T., M.Sc., Ph.D., Dr. Ir. Riza Wirawan, M.T., Dr. Taufiq Mulyanto, S.T., Dr.-Ing. Ir. Javensius Sembiring, S.T., M.T., serta Ditho Ardiansyah Pulungan, S.T., M.Sc., Ph.D. Sementara itu, pihak Dislaikad dipimpin oleh Brigjen TNI Fifin Firmansyah, S.E., M.M. selaku Kepala Dinas Kelaikan TNI AD bersama jajaran pejabat Dislaikad.

Dalam pertemuan tersebut, Dislaikad menyampaikan kebutuhan dukungan akademik dan keahlian dalam proses standarisasi serta penilaian kelayakan operasional berbagai peralatan dan alat utama sistem persenjataan (alutsista). FTMD ITB dinilai memiliki potensi untuk berkontribusi sebagai mitra melalui penyediaan tenaga ahli, dukungan pelatihan teknis, serta pendampingan dalam proses evaluasi dan sertifikasi sesuai dengan kewenangan yang berlaku.

Selain membahas peluang pengembangan pelatihan dan sertifikasi, kedua belah pihak juga mendiskusikan potensi kolaborasi dalam bidang riset, khususnya terkait evaluasi kondisi, reliabilitas, dan umur pakai peralatan pertahanan. Topik tersebut dinilai memiliki prospek untuk dikembangkan menjadi penelitian bersama sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui tugas akhir, tesis, maupun disertasi.

FTMD ITB juga menyampaikan pengalaman fakultas dalam berbagai pengembangan teknologi, termasuk di bidang pertahanan. Kompetensi tersebut diharapkan dapat menjadi landasan bagi pengembangan kerja sama yang memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas teknologi dan sistem pendukung pertahanan nasional.

Sebagai tindak lanjut, FTMD ITB dan Dislaikad TNI AD sepakat untuk melanjutkan pembahasan mengenai kebutuhan teknis, ruang lingkup kerja sama, serta penyusunan roadmap implementasi. Penjajakan ini diharapkan menjadi awal terbentuknya kolaborasi yang mampu mengintegrasikan keunggulan akademik FTMD ITB dengan kebutuhan strategis sektor pertahanan nasional melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.