FTMD ITB dan PT Langit Biru Parasut Bahas Peluang Kerja Sama Teknologi Roket dan Sistem Parasut
Bandung – Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (FTMD ITB) menerima kunjungan PT Langit Biru Parasut di Ruang Seminar FTMD ITB pada Rabu (8/7/2026). Pertemuan ini membahas peluang kolaborasi dalam pengembangan kompetisi parasut internasional serta penjajakan kerja sama di bidang teknologi sistem parasut dan kedirgantaraan.
Delegasi PT Langit Biru Parasut dipimpin oleh Aprinovita, S.E. selaku President Director, didampingi Juliana Theresia (Finance Director), Maswood Schah (Vice President & Representative Director North American Branch), Chris J. Nils (Business Development Consultant), serta Suhendy Sumargo. Sementara itu, FTMD ITB diwakili oleh Dr. Eng. Gea Fardias Mu’min, S.T., M.T., Dr. Eng. Ir. Ferryanto, S.T., M.T., Dr. Ing. Moch Agoes Moelyadi, S.T., M.Sc., Dr. Ir. Yazdi Ibrahim Jenie, S.T., M.T., Muhamad Luthfi Imam Nurhakim, S.T., M.T., serta Ir. Vani Virdyawan, S.T., M.T., Ph.D.
Salah satu agenda utama dalam pertemuan ini adalah pembahasan rencana partisipasi PT Langit Biru Parasut pada kompetisi parasut tingkat internasional. Dalam kesempatan tersebut, PT Langit Biru Parasut menyampaikan harapannya untuk melibatkan mahasiswa FTMD ITB sebagai bagian dari tim yang akan mewakili perusahaan sekaligus Indonesia dalam ajang tersebut. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan kompetensi akademik dalam tantangan rekayasa nyata di tingkat global.
Selain membahas persiapan kompetisi, kedua belah pihak juga berdiskusi mengenai peluang kerja sama yang lebih luas, meliputi pengembangan teknologi sistem parasut, pendampingan akademik, pertukaran keahlian, hingga potensi pemanfaatan fasilitas laboratorium FTMD ITB dalam mendukung kegiatan riset dan pengembangan.
Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam menjajaki kerja sama antara FTMD ITB dan PT Langit Biru Parasut. Ke depan, kolaborasi diharapkan tidak hanya mendukung peningkatan prestasi mahasiswa di ajang internasional, tetapi juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam pengembangan teknologi kedirgantaraan di Indonesia.