BANDUNG, ftmd.itb.ac.id – Dua dosen Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB), Ir. Pramudita Satria Palar, S.T., M.T., Ph.D. dan Arie Wibowo, S.Si., M.Si., Ph.D., tercantum dalam daftar World’s Top 2% Scientists 2026 yang dipublikasikan pada 7 Oktober 2026. Dari 15 ilmuwan ITB yang masuk dalam daftar tersebut, dua di antaranya berasal dari FTMD ITB. Bagi Pramudita Satria Palar, pencapaian ini menjadi yang ketiga kalinya secara berturut-turut setelah sebelumnya tercantum pada 2024 dan 2025.

Daftar World’s Top 2% Scientists disusun berdasarkan indikator bibliometrik dari data Scopus. Edisi 2026 menggunakan data profil Scopus per 1 Agustus 2026, dengan indikator dampak karier hingga akhir 2025 serta indikator dampak tahunan berdasarkan sitasi yang diterima sepanjang 2025. Penilaian mencakup sejumlah metrik, termasuk jumlah sitasi, h-index, dan indikator komposit c-score, untuk menggambarkan dampak karya ilmiah peneliti.

Pramudita Satria Palar: Pengembangan Optimasi Rekayasa dan Machine Learning

Ir. Pramudita Satria Palar, S.T., M.T., Ph.D. merupakan dosen FTMD ITB dari Kelompok Keahlian Dinamika Fluida dan Propulsi. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister di ITB pada 2010 dan 2012, kemudian meraih gelar doktor dari The University of Tokyo, Jepang, pada 2015.

Penelitian Pramudita berfokus pada optimasi desain rekayasa, pemodelan komputasi, analisis ketidakpastian, serta penerapan machine learning untuk berbagai permasalahan teknik. Bidang-bidang tersebut menjadi dasar pengembangan metode komputasi yang dapat membantu proses perancangan, simulasi, dan analisis sistem rekayasa secara lebih efisien.

Pada 2025–2026, daftar penelitian yang dihimpun mencatat 15 proyek yang dipimpin atau dikembangkan Pramudita, terdiri atas delapan proyek pada 2026 dan tujuh proyek pada 2025. Secara garis besar, proyek-proyek tersebut mencakup optimasi topologi, scientific machine learning, pemodelan sistem fluida, metode Physics-Informed Neural Networks (PINNs), serta pengembangan metode komputasi modern berbasis quantum computing dan machine learning.

Sementara itu, daftar publikasinya memuat delapan entri pada 2026 dan 11 entri pada 2025. Publikasi tersebut membahas berbagai topik, antara lain simulasi dan dinamika aliran fluida, optimasi aerodinamika, pemodelan turbulensi berbasis data, surrogate modeling, serta penerapan kecerdasan buatan yang dapat diinterpretasikan untuk mendukung pengambilan keputusan dalam rekayasa.

Rangkaian penelitian dan publikasi tersebut menunjukkan luasnya penerapan metode komputasi dan kecerdasan buatan dalam mendukung pengembangan teknologi di berbagai bidang teknik.

Arie Wibowo: Material untuk Energi, Lingkungan, dan Kesehatan

Arie Wibowo, S.Si., M.Si., Ph.D. merupakan dosen FTMD ITB dari Kelompok Keahlian Ilmu dan Teknik Material. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister di ITB masing-masing pada 2003 dan 2007, sebelum meraih gelar doktor dari The University of Tokyo, Jepang, pada 2014.

Penelitiannya berfokus pada pengembangan material nano dan material berpori untuk aplikasi energi, lingkungan, serta biomedis. Riset tersebut mencakup pengembangan material fungsional yang berpotensi mendukung pengolahan limbah, produksi hidrogen, pengembangan biomaterial, dan teknologi penyimpanan energi.

Pada periode 2025–2026, daftar penelitian yang dihimpun mencatat 11 proyek, terdiri atas tujuh proyek pada 2026 dan empat proyek pada 2025. Secara umum, proyek-proyek tersebut mencakup pengembangan fotokatalis untuk pengolahan limbah dan produksi hidrogen, pemanfaatan biomassa dan limbah industri sebagai bahan baku material, teknologi filtrasi air, sensor kualitas air, serta hidrogel dan perancah (scaffold) untuk aplikasi biomedis.

Dalam bidang publikasi, Arie tercatat memiliki lima entri publikasi pada 2026 dan 20 entri pada 2025 berdasarkan daftar yang dihimpun. Karya-karyanya mencakup pengembangan nanopartikel melalui sintesis yang lebih ramah lingkungan, material fotokatalis untuk degradasi polutan, material untuk produksi hidrogen, material komposit, serta biomaterial untuk rekayasa jaringan dan implan tulang.

Beragam topik tersebut memperlihatkan keterkaitan antara pengembangan ilmu dan rekayasa material dengan kebutuhan teknologi yang lebih berkelanjutan, mulai dari penanganan pencemaran lingkungan hingga pengembangan material untuk kesehatan.

Kontribusi Riset FTMD ITB

Pencantuman Pramudita Satria Palar dan Arie Wibowo dalam daftar World’s Top 2% Scientists 2026 mencerminkan luasnya bidang penelitian yang dikembangkan di lingkungan FTMD ITB. Penelitian Pramudita berfokus pada metode komputasi dan optimasi untuk permasalahan rekayasa, sementara Arie mengembangkan material fungsional untuk aplikasi energi, lingkungan, dan kesehatan.

Melalui berbagai proyek penelitian dan publikasi ilmiah, FTMD ITB terus mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang teknik mesin, dirgantara, dan material. Capaian ini menjadi momentum untuk memperkuat kegiatan riset serta memperluas kontribusi akademik FTMD ITB dalam menjawab berbagai tantangan teknologi.

#SDG4 #SDG9