Perkenalkan, Fitriyatul Qulub, dosen Program Studi Teknik Biomedis Universitas Airlangga. Kesempatan untuk belajar dan melakukan riset di Jepang menjadi salah satu pengalaman paling berharga dalam perjalanan akademiknya. Melalui program Double Degree antara Institut Teknologi Bandung dan University of Tsukuba, Fitriyatul tidak hanya belajar mengenai penelitian dan teknologi, tetapi juga memahami bagaimana budaya riset dapat membentuk cara berpikir dan cara memandang inovasi.

Program tersebut ia jalani melalui dukungan Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia Tahun 2025 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Kesempatan ini membuka ruang baginya untuk berinteraksi dengan peneliti dari berbagai negara dan melihat secara langsung bagaimana ide-ide besar lahir dari keberanian untuk terus mencoba serta tidak takut gagal dalam proses penelitian. Lingkungan riset internasional mengajarkan Fitriyatul bahwa inovasi tidak hanya membutuhkan kecerdasan, tetapi juga keberanian untuk melangkah keluar dari zona nyaman.

Dalam program ini, Fitriyatul menempuh studi doktoral pada Program Doktor Ilmu dan Teknik Material, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung, sekaligus mengikuti Doctoral Program in Engineering Sciences, Subprogram in Materials Science and Engineering di Graduate School of Science and Technology, University of Tsukuba. Selama di Jepang, ia juga melakukan riset di National Institute for Materials Science, salah satu institusi riset material terkemuka di Jepang.

Sebagai dosen Teknik Biomedis, Fitriyatul memiliki ketertarikan pada pengembangan biomaterial fungsional untuk aplikasi kesehatan. Penelitian doktoral yang ia kembangkan berfokus pada pengembangan extracellular matrix piezoelectric sebagai material fungsional yang mampu mengubah energi mekanis menjadi energi listrik. Baginya, penelitian bukan hanya tentang menghasilkan data atau publikasi, tetapi tentang bagaimana sebuah material dapat membuka kemungkinan baru bagi teknologi masa depan dan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan.

Perjalanan akademik Fitriyatul di bidang biomaterial tidak terlepas dari bimbingan Dr. Arie Wibowo yang mendampinginya sejak studi magister hingga program doktoral di Institut Teknologi Bandung. Dari beliau, ia belajar tentang ketekunan, konsistensi, dan pentingnya membangun pola pikir riset yang tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan penelitian. Sementara selama menjalani riset di Jepang, Fitriyatul mendapatkan supervisi dari Prof. Mitsuhiro Ebara yang banyak membuka perspektif baru mengenai inovasi dan pengembangan material fungsional. Salah satu filosofi laboratorium yang paling berkesan baginya adalah “Now or Never”, bahwa sebuah gagasan harus segera diwujudkan agar dapat memberikan dampak dan kebermanfaatan.

Melalui program Double Degree ini, Fitriyatul berharap dapat memperkuat kolaborasi riset Indonesia dan Jepang sekaligus membawa semangat baru bagi mahasiswa Indonesia untuk terus bermimpi, berani melangkah, dan percaya bahwa karya anak bangsa juga mampu tumbuh dan bersaing di panggung riset dunia.

Profil Singkat

  • Nama: Fitriyatul Qulub
  • Instansi asal: Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Airlangga
  • NIM: 33725003
  • Program Double Degree: Program Studi Doktor Ilmu dan Teknik Material, FTMD ITB – Doctoral Program in Engineering Science, NIMS Cooperative Subprogram in Materials Science and Engineering, University of Tsukuba
  • Promotor Utama ITB: Arie Wibowo, S.Si., M.Si., Ph.D.
  • Promotor University of Tsukuba: Mitsuhiro Ebara
  • Topik Penelitian: Piezoelectric Extracellular Matrix
  • Periode Double Degree: April 2026 – Maret 2028