Bandung – Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB) menjajaki peluang kolaborasi dengan perusahaan asal Jepang, Sakigake, dalam pengembangan teknologi Phase Change Material (PCM) untuk mendukung sektor perikanan dan pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia.

Pertemuan yang berlangsung antara perwakilan FTMD ITB dan Sakigake tersebut dihadiri oleh CEO Sakigake Jepang, Munetoshi Kondoh, serta dosen FTMD ITB, Dr. Eng. Ir. Yuli Setyo Indartono, S.T., M.T. dan Dr. Eng. Ir. Firman Bagja Juangsa, S.T., M.Eng. Diskusi berfokus pada potensi penerapan teknologi PCM sebagai solusi penyimpanan dan pengelolaan energi yang lebih efisien, khususnya untuk mendukung rantai pasok produk perikanan di Indonesia.

Teknologi PCM merupakan material yang mampu menyerap, menyimpan, dan melepaskan energi panas selama proses perubahan fase. Kemampuan tersebut menjadikan PCM sebagai salah satu teknologi yang menjanjikan untuk sistem pendinginan yang hemat energi dan berkelanjutan. Dalam konteks sektor perikanan, teknologi ini berpotensi digunakan untuk menjaga suhu ikan segar selama proses distribusi, sehingga kualitas produk dapat tetap terjaga hingga sampai ke konsumen.

Melalui kolaborasi ini, kedua pihak membahas pengembangan sistem pendingin berbasis PCM yang mampu mempertahankan suhu hingga mencapai -10°C. Sistem tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif yang lebih efisien untuk mendukung penyimpanan dan distribusi hasil perikanan, sekaligus membantu mengurangi kehilangan hasil pascapanen yang masih menjadi tantangan di berbagai wilayah Indonesia.

Selain pengembangan teknologi pendinginan, diskusi juga mencakup peluang integrasi fasilitas penyimpanan dingin (cold storage) dengan sistem energi surya berbasis panel fotovoltaik (photovoltaic/PV). Integrasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi energi sekaligus menekan biaya operasional, terutama pada wilayah pesisir dan daerah terpencil yang memiliki keterbatasan akses terhadap pasokan listrik yang stabil.

Kolaborasi ini membuka peluang penguatan kegiatan riset dan pengembangan teknologi yang berorientasi pada kebutuhan industri dan masyarakat. Melalui pertukaran pengetahuan, diskusi teknis, serta potensi pelaksanaan proyek percontohan, kerja sama ini diharapkan dapat menghasilkan inovasi yang relevan dengan kondisi dan kebutuhan Indonesia.

Melalui penjajakan kolaborasi ini, FTMD ITB kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan solusi teknologi yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Sinergi antara perguruan tinggi dan industri internasional diharapkan dapat menghasilkan inovasi yang tidak hanya memperkuat sektor perikanan dan energi terbarukan, tetapi juga memberikan kontribusi bagi pengembangan ekonomi dan lingkungan yang berkelanjutan di Indonesia.