Harmoni dalam Ilmu, Arah yang Jelas untuk Masa Depan

Pendidikan dan sains teknologi selalu menjadi bagian penting dari upaya membangun peradaban yang lebih baik. Semangat inilah yang mendasari perjalanan studi Adi Surya Pradipta, mahasiswa Program Doktor Ilmu dan Teknik Material, FTMD ITB, yang saat ini menjalani program double degree bersama University of Tsukuba, Jepang, melalui Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI).

Bagi Adi, kesempatan ini bukan hanya perjalanan akademik, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral untuk memberi manfaat yang lebih luas bagi Indonesia. Sebagai dosen PNS di Politeknik Manufaktur Bandung, ia memandang studi doktoral sebagai bagian dari perjuangan untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan, riset, dan pengembangan ilmu pengetahuan.

In Harmonia Progressio & Imagine the Future

Di ITB, semangat itu tercermin dalam motto In Harmonia Progressio, yang menekankan kemajuan yang tumbuh dalam harmoni. Sementara itu, University of Tsukuba mengusung semangat Imagine the Future, yang mengajak sivitas akademika untuk membayangkan masa depan dan mewujudkannya melalui ilmu.

Bagi Adi, dua motto ini saling melengkapi. Harmoni memberi arah agar ilmu berkembang dengan nilai yang benar, sedangkan imajinasi tentang masa depan mendorong riset untuk terus bergerak menuju solusi nyata. Keduanya menjadi pengingat bahwa pendidikan tinggi tidak berhenti pada pencapaian pribadi, tetapi harus memberi dampak bagi masyarakat dan bangsa.

Riset sebagai Jalan Mencari Solusi

Fokus riset Adi berada pada pengembangan material fungsional untuk mendukung produksi energi bersih dan pengolahan air. Di ITB, Adi dibimbing oleh Arie Wibowo, S.Si, M.Si. Ph.D. sebagai promotor utama, sementara di University of Tsukuba dibimbing oleh Prof. Takahiro Kondo. Penelitian ini diarahkan untuk merancang material yang dapat bekerja secara efektif di bawah cahaya tampak, sehingga berpotensi menjadi bagian dari teknologi ramah lingkungan yang bermanfaat bagi kebutuhan masa depan.

Yang menarik dari proses studi di Jepang adalah kesempatan untuk melihat riset dari sudut pandang yang lebih lengkap. Dalam lingkungan akademik yang kolaboratif seperti di Kondo-Oki Laboratory, riset dipahami sebagai kerja bersama untuk mencari solusi, memahami persoalan secara lebih dalam, dan menjawab tantangan kehidupan dengan pendekatan ilmiah yang terukur.

Kolaborasi Budaya yang Memperkaya Proses Belajar

Pengalaman belajar di Indonesia dan Jepang memberi ruang bagi pertemuan dua budaya akademik yang sama-sama berharga. Budaya Indonesia yang hangat dan adaptif berpadu dengan budaya riset Jepang yang tertib, disiplin, dan teliti. Perpaduan ini diharapkan memberi dampak positif bagi keberjalanan riset dan proses pembentukan cara berpikir ilmiah yang lebih matang.

Lebih dari itu, pengalaman lintas budaya juga memperluas cara pandang terhadap peran ilmu. Riset tidak hanya dipahami sebagai aktivitas laboratorium, tetapi juga sebagai bagian dari upaya mengenal dunia, membaca kebutuhan zaman, dan ikut hadir dalam pencarian solusi yang bermanfaat bagi kehidupan.

Harapan dan Kontribusi

Melalui program double degree ITB dan University of Tsukuba ini, Adi berharap dapat menghasilkan riset yang kuat secara akademik sekaligus relevan secara sosial. Output yang diharapkan bukan hanya publikasi ilmiah, tetapi juga penguatan pengetahuan dan teknologi yang mendukung energi bersih serta solusi lingkungan yang lebih berkelanjutan.

Ke depan, ia berharap pengalaman studi doktoral ini dapat menjadi bekal untuk kembali berkontribusi di Indonesia, khususnya dalam pendidikan tinggi, riset terapan, dan pengembangan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Harapannya sederhana, yaitu agar ilmu yang dipelajari benar-benar menjadi jalan untuk memberi nilai guna bagi institusi, bangsa, dan masa depan Indonesia.

Profil Singkat

  • Nama: Adi Surya Pradipta
  • Institusi Asal: Politeknik Manufaktur Bandung
  • NIM: 33725001
  • Program Double Degree: Program Studi Doktor Ilmu dan Teknik Material, FTMD ITB & Doctoral Program in Materials Innovation, Degree Programs in Pure and Applied Sciences, Graduate School of Science and Technology, University of Tsukuba
  • Beasiswa: Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI), PPAPT, Kemdiktisaintek RI tahun 2025
  • Fokus Riset: Pengembangan material fotoanoda untuk produksi hidrogen hijau dan pengolahan air limbah