Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, FTMD ITB akan meluncurkan program S2 Internasional baru dengan spesialisasi pada fasilitas minyak dan gas bumi. Demikianlah yang terungkap dan dibahas dalam workshop pengembangan program S2 internasional: “Master of Technology in Mechanical Engineering for Oil and Gas Facilities”, yang diselenggarakan di ruang seminar Teknik Mesin ITB, Sabtu 16 Mei 2009.

Workshop yang merupakan bagian dari Program Hibah Kompetisi Institusi (PHKI) ini, selain dihadiri oleh para dosen FTMD, FTI dan FTTM, juga dihadiri oleh berbagai stake holder dalam industri migas, baik dari pihak regulator, operator dan kontraktor. Dalam sambutan pembuka pada pukul 08.30 WIB, Dr Andi Isra Mahyudin selaku dekan FTMD menyampaikan harapannya agar workshop ini dapat memberikan masukan-masukan berharga terkait dengan rencana pengembangan program S2 Internasional yang akan diselenggarakan oleh FTMD ITB ini. Dalam kesempatan workshop ini, FTMD ITB ingin mendengar secara langsung dari para praktisi industri migas Indonesia akan SDM (engineer) yang dibutuhkan berikut kompetensinya, khususnya dalam bidang fasilitas minyak dan gas bumi. Dengan ini diharapkan akan terjadi kesesuaian antara produk yang dihasilkan dari program S2 ini dengan kebutuhan industri.

Beberapa pihak diundang dalam workshop ini sebagai panelis untuk menyampaikan paparannya terkait kebutuhan SDM dalam industri migas. Dari pihak regulator migas, diwakili Bapak Naila Mubarok selaku Kasubdit Standarisasi Migas, Ditjen Migas, Departemen ESDM RI. Kemudian mewakili operator migas, hadir Bapak Sugembong C.F., Vice President HRD, Star Energy dan Bapak Agus Darminto, Facilities & Marine Lead Engineer, Conoco Philips Indonesia Inc.Ltd. Sedangkan dari pihak perusahaan kontraktor migas, hadir Bapak Joseph Pangalila Sr. yang merupakan Director Project Planing and Development, Tripatra.

Dari paparan para panelis, digambarkan bahwa kebutuhan akan engineer dalam industri migas masih tetap besar, khususnya yang memiliki kemampuan spesialis. Mereka memaparkan beberapa kompetensi yang dibutuhkan dalam industri migas dan menyambut serta mengharapkan agar program S2 internasional yang ditawarkan oleh FTMD ITB dapat menjawab kebutuhan mereka. Menyambung paparan dari para panelis, sebagai presenter terakhir adalah Prof.Dr.Ir. Indra Nurhadi, Ketua Program Studi Magister dan Doktor FTMD ITB. Prof. Indra mempresentasikan pada peserta workshop rancangan awal program S2 internasional: “Master of Technology in Mechanical Engineering for Oil and Gas Facilities” yang ditawarkan oleh FTMD ITB.

Sesi terakhir dari workshop ini adalah diskusi terbuka dengan dimoderatori oleh Prof. Wiratmaja Puja, dimana berbagai masukan diantaranya meliputi kurikulum, bentuk program hingga lokasi bagi program S2 ini dibahas dan didiskusikan oleh seluruh peserta

— Sandro