FTMD ITB Perkuat Sinergi Pengembangan Teknologi Kesehatan bersama Bundamedik dan Kemenkes RI
Bandung, Jum’at, 8 Mei 2026 – Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB) menerima kunjungan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, RSHS, dan Bundamedik yang bertempat di Ruang Seminar FTMD ITB. Pertemuan ini menjadi bagian dari diskusi awal terkait peluang kolaborasi dalam pengembangan dan pemanfaatan teknologi kesehatan.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai perwakilan dari Kementerian Kesehatan RI, Bundamedik, serta dosen dan peneliti FTMD ITB, di antaranya dekan Prof. Dr. Ir. Hermawan Judawisastra, M.Eng., Rianto Adhy Sasongko, S.T., M.Sc., Ph.D., Prof. Dr. Ing. Sandro Mihradi, IPM., Dr. Eng. Gea Fardias Mumin, S.T., M.T., Ir. Indrawanto, M.Eng., Ph.D., Ir. Vani Virdyawan, S.T., M.T., Ph.D., Ditho Ardiansyah Pulungan, S.T., M.Sc., Ph.D., Dr. Eng. Ir. Ferryanto, S.T, M.T., Dr. Budi Heryadi, S.T., M.T., serta Dr. Eng. Ir. Firman Bagja Juangsa, S.T., M.Eng.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak berdiskusi mengenai potensi percepatan pengembangan teknologi kesehatan melalui kolaborasi antara institusi pendidikan, industri, dan sektor layanan kesehatan. Diskusi juga menyoroti pentingnya penguatan riset bersama serta peluang pengembangan inovasi yang dapat memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat.
Selain itu, turut dibahas peluang pengembangan teknologi dan kolaborasi jangka panjang yang melibatkan berbagai pihak. FTMD ITB menyambut baik inisiatif kerja sama ini sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan teknologi yang tidak hanya berfokus pada riset, tetapi juga memiliki potensi implementasi nyata di sektor kesehatan.
Kunjungan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik, industri, dan layanan kesehatan dalam mendukung pengembangan inovasi teknologi kesehatan di Indonesia. Ke depan, kolaborasi ini diharapkan dapat membuka peluang riset dan pengembangan yang lebih luas, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi teknologi yang relevan dan berdampak bagi masyarakat.