BANDUNG, ftmd.itb.ac.id – Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB) melepas sebanyak 286 wisudawan dalam Sidang Terbuka Wisuda Pertama Tahun Akademik 2026/2027 yang diselenggarakan pada Kamis–Sabtu (29–31/10/2026) di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), ITB Kampus Ganesha. Para lulusan berasal dari Program Studi Teknik Mesin, Teknik Dirgantara, dan Ilmu dan Teknik Material pada jenjang sarjana, magister, dan doktor.
Secara keseluruhan, wisuda periode ini diikuti oleh 3.042 lulusan ITB, yang terdiri atas 1.983 lulusan program sarjana, 942 lulusan program magister, dan 117 lulusan program doktor. Pada jenjang sarjana, FTMD ITB meluluskan 214 wisudawan, terdiri atas 130 lulusan Teknik Mesin, 53 lulusan Teknik Dirgantara, dan 31 lulusan Teknik Material.
Sementara itu, jenjang magister meluluskan 65 wisudawan, dengan rincian 44 lulusan Magister Teknik Mesin, 13 lulusan Magister Teknik Dirgantara, dan 8 lulusan Magister Ilmu dan Teknik Material. Pada jenjang doktor, terdapat 7 lulusan yang terdiri atas 2 lulusan Doktor Teknik Mesin, 4 lulusan Doktor Teknik Dirgantara, dan 1 lulusan Doktor Ilmu dan Teknik Material.
Sejumlah wisudawan FTMD ITB juga mencatatkan prestasi akademik pada periode ini. Juan Aaron Norata dari Program Studi Teknik Mesin menjadi wisudawan terbaik program sarjana dengan IPK 4,00 dan predikat Summa Cum Laude.
Pada jenjang magister, Habib Haziqi Johan dari Program Studi Ilmu dan Teknik Material meraih predikat Summa Cum Laude dengan IPK 3,92. Capaian akademiknya turut dilengkapi dengan satu publikasi jurnal internasional bereputasi Q1 yang telah diterbitkan (published).
Sementara itu, Nasril, lulusan Program Doktor Teknik Mesin, tercatat sebagai wisudawan tertua pada program doktor dalam periode ini, dengan usia 60 tahun 9 bulan.
Rangkaian wisuda turut menampilkan kisah Muhammad Alfi Hidayatullah, lulusan Program Studi Sarjana Teknik Mesin FTMD ITB yang merantau dari Aceh untuk menempuh pendidikan di ITB. Selama kuliah, Alfi aktif berorganisasi dan berhasil mengikuti Clash of Champions 3 (COC 3). Di tengah berbagai aktivitasnya, ia berhasil lulus dengan predikat Magna Cum Laude. Perjalanannya menunjukkan bahwa pengalaman kuliah juga dibentuk melalui keterlibatan dan pengembangan diri di luar kegiatan akademik.
Dalam sambutannya, Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., IPU, ASEAN Eng., menyampaikan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal dari tanggung jawab untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Ia mengajak para lulusan untuk terus belajar, berpikir mandiri, serta menjaga integritas dan kerendahan hati di tengah perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI). Menurutnya, teknologi dapat membantu manusia menemukan jawaban, tetapi manusia tetap memiliki peran dalam menentukan persoalan penting yang perlu diselesaikan.
Rektor juga mengingatkan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur melalui jabatan, penghasilan, atau penghargaan, tetapi juga melalui kontribusi dan dampak positif yang diberikan kepada orang lain.
Bagi FTMD ITB, kelulusan para wisudawan bukan hanya menjadi penanda keberhasilan dalam menempuh pendidikan, tetapi juga awal dari kontribusi mereka dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan industri. Dengan bekal keilmuan di bidang teknik mesin, dirgantara, dan material, para lulusan diharapkan mampu menghadirkan solusi inovatif serta mengambil peran dalam menjawab berbagai tantangan di tingkat nasional maupun global.
Selamat kepada seluruh wisudawan FTMD ITB! Perjalanan baru telah dimulai. Teruslah berkarya, mengembangkan inovasi, dan membawa manfaat bagi masyarakat. Jadikan ilmu yang diperoleh bukan hanya sebagai bekal untuk meraih kesuksesan, tetapi juga sebagai sarana untuk menciptakan perubahan dan memberikan dampak nyata bagi masa depan.
#SDG4 #SDG9